4 Feb 2021 07:56 - 3 menit membaca

Tekap Koin Perdana, LAZISNU MWCNU Tiris Barat Agendakan Santunan Sosial

Bagikan
Rapat tekap Koin NU LAZSNU MWC NU Tiris Barat (Foto: pena9.com)

pena9.com, Probolinggo- Upaya Lembaga Amil Zakat, Infak, Shadaqah Nahdlatul Ulama atau LAZISNU MWC NU Tiris Barat merealisasikan program NU CARE mulai menampakkan hasilnya. Terbukti dengan adanya acara tekap Koin NU yang digawangi Ranting NU Rejing , Selasa (2/2). Semua pegiat LAZISNU Ranting NU Rejing berkumpul di Masjid Alhidayah untuk mengikuti acara tekap koin tersebut.

Acara tekap Koin NU ini merupakan yang perdana dilingkungan LAZISNU MWCNU Tiris Barat. Menyusul dilantiknya pengurus MWCNU Tiris Barat akhir tahun lalu. Pada momen yang pertama ini diketahui dana masyarakat yang terkumpul lebih dari angka 4 juta. “Alhamdulillah, perolehannya dalam jumlah cantik, sebesar (4.444.400),” kata Abdul Mutholib, sembari tersenyum ramah.

Sebagai yang menggawangi LAZISNU, Abdul Mutholib cukup bangga atas perolehan dana tersebut. Ditengah situasi pandemi tak dinyana masih mampu mengumpulkan dana masyarakat sebesar itu. Sebagai timbal balik dana infaq warga nahdliyin tersebut akan dikelola sebagai dana kegiatan kemasyarakatan.

“Insyallah, besok langsung Tasarruf keempat sohibul musibah karena keluarganya ada yang meninggal dunia,” ujarnya.

Dari dana itu pula, LAZISNU akan menyantuni anak yatim dan warga yang kurang mampu. Setidaknya terdapat sebanyak 16 anak yatim dan 20 warga kurang mampu yang akan disantuni bulan ini.

“Semoga kerja ini terbayar barokah dan pahala yang berlipat-lipat karena kami bekerja bukan sambil berjuang, namun ini murni perjuangan agar agama islam teramalkan dalam NU sehingga nilai berkah juga ada dari para Mussis NU,” ungkapnya penuh harap.

Melalui tekap koin evaluasi pengurus dan perbaikan managemen lambat laun akan dibenahi. Hingga program Koin NU menyeluruh ke seluruh Ranting NU di MWCNU Tiris Barat. “LAZISNU Ranting NU Rejing sudah bisa dibilang jalan meskipun masih banyak kekurangan disana-sini, kami berusaha untuk selalu memperbaiki sehingga lambat-laun NU-CARE LAZISNU Tiris Barat memiliki managemen yang sehat dan kuat, pokoknya bagi kami berbenah itu sambil jalan, menata profesionalitas menuju LAZISNU TIBA yang kokoh”, tutur ketua Tanfidziyah MWCNU Tiris Barat, Imron Hamzah.

Perlu diketahui, LAZISNU Tiris Barat beroperasi pada bulan Januari lalu. Penyebaran kaleng Koin NU dimulai dari Ranting NU Rejing sebagai pilot project dari sebanyak delapan Ranting, diantaranya; Ranting Rejing, Ranting Tegalwatu, Ranting, Tulupari, Ranting Pedagangan, Ranting Pesawahan, Ranting Ranugedang, Ranting Racek dan Ranting Wedusan

LAZISNU diproyeksikan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat yaitu melalui program pemberdayaan seiring dengan perolehan dana yang dikumpulkan dari masyarakat. Alhasil, program tersebut dapat di bilang dari masyarakat untuk masyarakat. “Program Koin NU ini bisa menjadi program NU yang menyentuh warga NU paling bawah,” jelas ketua LAZISNU, Abdul Muthallib kala itu.

Reporter: Subhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- - - Tekap Koin Perdana, LAZISNU MWCNU Tiris Barat Agendakan Santunan Sosial